Wali Kota Kupang, Jonas Salean.SH,M,Si sudah siap melaksanakan mutasi pejabat eselon II lingkup pemerintah Kota Kupang pada awal Maret 2013 mendatang. Mutasi ini dilasanakan, karen sejumlah pejabat yang pensiun.
Menurut Jonas, nama para pejabatn esalon II sudah selesai digodok Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan saat ini sudah ditangan Pemerintah Provinsi yaitu Gubernur, maka tinggal menunggu dari Pemerintah Provinsi dan selanjutnya digelar untuk menganti mengeser pejabat esalon II ke tempat yang baru.
Jonas Nemambahkan, ada beberapa pejabat yang akan di promosi dan digeser sesuai kebutuhan, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama, untuk itu diperkiran mutasi baru akan dilaksanakan pada awal Maret 2013.
Sementara sebelumnya Sekertris Daerah Kota Kupang,Benadus Benu mengatakan, mutasi yang digelar bagi esalon II dilingkung Pemerintah Kota Kupang ada sekitar 28 jabatan eselon II yang akan rotasi dan dipromosikan.
menurut Bernadus Mutasi ini digelar, karena beberapa pejabat eselon II yang pensiun sehingga jabatan yang lowong harus segera digantikan, serta empat orang guru yang akan dikembalikan menjadi pengawas.
Kepala dinas yang pensiun diantaranya Kadis Kependudukan dan pencatatan sipil, kepala Badan Ketahanan Pangan, Kepala BKPMD, Dinas Pertanian, Kepala BPBD serta dua orang staf ahli. jumlahnya kurang lebih kurang lebih tujuh pejabat yang pensiun tahun ini,” ungkapa bernadus Benu.
Demikian Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan.
Rabu, Februari 27, 2013
Ketahanan Pangan Bukan Isu Seksi Dalam Pemberitaan
Ketahanan Pangan bukan isu yang hot atau seksi dalam suatu pemeberitaan hal itu diakui Ketua Aji Kota Kupang, Simon Petrus Hili pada Workshop penguatan kapasitas jurnalis dalam kampaye keadilan pangan berlangsung di Hotel Ima Kupang (Selasa 26/02/13) yang diselenggrakan oleh Aji Kota kUpang berkerjasama dengna Oxfam.
Menurut Simon, jarang sekali wartawan yang meliput isu-isu tentang ketahanan pangan didaerah khususnya NTT, untuk itu Aji kota bekerjasama dengan Aji Nasional merespon dengan melakukan workshop kapasitas jurnalis dalam kampanye Keadilan sehingga diharapkan, wartawan paham teknis peliputan tentang persoalan krisis pangan
sementara kepala Dinas Petanian dan Perkebunan Propinsi NTT,Yohanis Tea Ruba mengatakan dalam rangka mewujudkan NTT menjadi Propinsi jagung, harus dengan tekad serta kerja keras dengan membagun komunikasi dengan kabupaten Se NTT, membangun komunikasi dengan kementrian , serta yang utama membangun sinergitas dengan semua pihak agar propinsi jangung bisa diwujudkan sehingga membawa dampak yaitu NTT bisa mengexport jangung keluar Daerah.
Yohanis Tea Ruba menambahkan, berkaitan dengan pasar untuk jagung NTT, pihaknya telah,membangun komunikasi dengan asossiasi pengusaha pangan Nasional, sehingga produk kita bisa bersaing diluar NTT.
Demikan Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan.
Menurut Simon, jarang sekali wartawan yang meliput isu-isu tentang ketahanan pangan didaerah khususnya NTT, untuk itu Aji kota bekerjasama dengan Aji Nasional merespon dengan melakukan workshop kapasitas jurnalis dalam kampanye Keadilan sehingga diharapkan, wartawan paham teknis peliputan tentang persoalan krisis pangan
sementara kepala Dinas Petanian dan Perkebunan Propinsi NTT,Yohanis Tea Ruba mengatakan dalam rangka mewujudkan NTT menjadi Propinsi jagung, harus dengan tekad serta kerja keras dengan membagun komunikasi dengan kabupaten Se NTT, membangun komunikasi dengan kementrian , serta yang utama membangun sinergitas dengan semua pihak agar propinsi jangung bisa diwujudkan sehingga membawa dampak yaitu NTT bisa mengexport jangung keluar Daerah.
Yohanis Tea Ruba menambahkan, berkaitan dengan pasar untuk jagung NTT, pihaknya telah,membangun komunikasi dengan asossiasi pengusaha pangan Nasional, sehingga produk kita bisa bersaing diluar NTT.
Demikan Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan.
Selasa, Februari 26, 2013
Lingkungan Penyangah Hidup Manusia
Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si meminta masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari. Karena lingkungan merupakan penyanggah hidup utama umat manusia. hal itu diungkapkan Esthon saat bertatap muka dengan masyarakat di Desa Linamlutu Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten TTS, Senin (25/2).
Kehadiran Wagub di desa dalam rangka menanam satu miliar pohon di kawasan Bendungan Linamlutu. hadir bersama Wagub, Asisten Administrasi Pembangunan Sekda TTS, Drs. Otniel Nomeni, tokoh masyarakat Amanuban Selatan, Alfred Kase yang juga mantan Sekda TTS, Kepala Bagian Humas dan Protokol Biro Umum Setda Provinsi NTT, Drs. Anton Baba serta dihadiri ratusan masyarakat yang selama ini berada di sekitar kawasan Bendungan Linamlutu.
Menurut Wagub, perhatian dan kepedulian warga masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan lingkungan telah memberikan dampak sehingga sumber air di Linamlutu bisa mengairi aktivitas pertanian.
Esthon menceritakan, wilayah Linamlutu secara historis dikenal dengan produk asam dan ternak sapi. Wilayah ini telah digunakan untuk pengembangnan ternak sapi. Sapi menjadi simbol untuk daerah ini.
Usai bertatap muka Wagub bersama warga masyarakat di Desa Linamlutu, menanam anakan mahoni sebagai simbol untuk menyukseskan program penanaman satu miliar pohon.
Demikian Reporter sahabat Lorens melaporkan
Kehadiran Wagub di desa dalam rangka menanam satu miliar pohon di kawasan Bendungan Linamlutu. hadir bersama Wagub, Asisten Administrasi Pembangunan Sekda TTS, Drs. Otniel Nomeni, tokoh masyarakat Amanuban Selatan, Alfred Kase yang juga mantan Sekda TTS, Kepala Bagian Humas dan Protokol Biro Umum Setda Provinsi NTT, Drs. Anton Baba serta dihadiri ratusan masyarakat yang selama ini berada di sekitar kawasan Bendungan Linamlutu.
Menurut Wagub, perhatian dan kepedulian warga masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan lingkungan telah memberikan dampak sehingga sumber air di Linamlutu bisa mengairi aktivitas pertanian.
Esthon menceritakan, wilayah Linamlutu secara historis dikenal dengan produk asam dan ternak sapi. Wilayah ini telah digunakan untuk pengembangnan ternak sapi. Sapi menjadi simbol untuk daerah ini.
Usai bertatap muka Wagub bersama warga masyarakat di Desa Linamlutu, menanam anakan mahoni sebagai simbol untuk menyukseskan program penanaman satu miliar pohon.
Demikian Reporter sahabat Lorens melaporkan
BKH : Targetkan Jalan Provinsi Selesai Satu- Dua Tahun Anggaran
Calon Gubernur NTT yang diusung Koalisi NTT Bangkit, Benni Kabur Harman (BKH) beberepa waktu lalu di Sumba menyatakan, Bila dirinya terpilih sebagai Gubernur NTT pada 18 Maret mendatang, dirinya berkomitmen untuk melakukan perbaikan jalan-jalan provinsi yang selama ini rusak dalam satu sampai dua tahun anggaran.
Benni Harman menjelaskan , Sungguh memprihatinkan kondisi jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di NTT saat ini. Hampir semuanya dalam kondisi rusak, bahkan ada yang tingkat kerusakannya sangat parah. dirinya Komitmen pihaknya akan memperbaiki jalan yang rusak hanya dalam satu sampai dua tahun anggaran.
Benni Harman mengungkapkan, Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengatasi jalan provinsi yang rusak, karena panjang ruas jalan provinsi kurang lebih 1.700 kilometer atau telah berkurang 1.100 km dari panjang ruas jalan sebelumnya 2.800 km. hal Ini sebenarnya membutuhkan komitmen mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan pengerjaan fisik di lapangan.
Cepat rusaknya ruas jalan yang rusak setelah dikerjakan karena kurang adanya pengawasan pada saat dikerjakan.
Sedangkan untuk jalan-jalan kabupaten, perlu ditingkatkan statusnya menurut Benni Harman, setelah melihat kondisi jalan kabupaten dan kemampuan keuangan kabupaten di NTT. dirinya akan berupaya agar jalan-jalan kabupaten ditingkatkan statusnya menjadi jalan strategis nasional, sehingga dapat dibiayai dari APBN. bila langkah ini diambil, tentu masalah ruas jalan yang rusak bisa diminimalisasi.
Benni Harman memaparkan sejumlah komitmen pemerintahan SBY untuk masyarakat Sumba antara lain, anggaran untuk pengembangan peternakan di Sumba sebesar 1 triliun rupaih lebih. Komitmen yang sama juga akan dilaksanakan BKH- Nope bila terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur pada pemungutan suara Maret mendatang.
Demikian Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan
Benni Harman menjelaskan , Sungguh memprihatinkan kondisi jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di NTT saat ini. Hampir semuanya dalam kondisi rusak, bahkan ada yang tingkat kerusakannya sangat parah. dirinya Komitmen pihaknya akan memperbaiki jalan yang rusak hanya dalam satu sampai dua tahun anggaran.
Benni Harman mengungkapkan, Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengatasi jalan provinsi yang rusak, karena panjang ruas jalan provinsi kurang lebih 1.700 kilometer atau telah berkurang 1.100 km dari panjang ruas jalan sebelumnya 2.800 km. hal Ini sebenarnya membutuhkan komitmen mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan pengerjaan fisik di lapangan.
Cepat rusaknya ruas jalan yang rusak setelah dikerjakan karena kurang adanya pengawasan pada saat dikerjakan.
Sedangkan untuk jalan-jalan kabupaten, perlu ditingkatkan statusnya menurut Benni Harman, setelah melihat kondisi jalan kabupaten dan kemampuan keuangan kabupaten di NTT. dirinya akan berupaya agar jalan-jalan kabupaten ditingkatkan statusnya menjadi jalan strategis nasional, sehingga dapat dibiayai dari APBN. bila langkah ini diambil, tentu masalah ruas jalan yang rusak bisa diminimalisasi.
Benni Harman memaparkan sejumlah komitmen pemerintahan SBY untuk masyarakat Sumba antara lain, anggaran untuk pengembangan peternakan di Sumba sebesar 1 triliun rupaih lebih. Komitmen yang sama juga akan dilaksanakan BKH- Nope bila terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur pada pemungutan suara Maret mendatang.
Demikian Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan
Langganan:
Postingan (Atom)
ALAMAT KAMI
| Jalan | Timor Raya Km.16 | |
| Kelurahan/Desa | Noelbaki | |
| Kecamatan | Kupang Tengah | |
| Kab/Kota | Kupang | Kode Pos: |
| Provinsi | Nusa Tenggara Timur | |
| Nomor telepon | 0380-8044556 | Fax 0380-8551017 |
| Email | sahabatnew@yahoo.com | |
| ON AIR LINE | 03808044556 (TELP) | |

