KEBIJAKAN YANG DIAMBIL BUPATI KUPANG AYUB TITU EKI DALAM MELAKUKAN MUTASI DI PEMKAB KUPANG MERUPAKAN PEMBUNUHAN KARAKTER SERTA PENGHAPUSAN DAN PEMBUNUHAN TERHADAP ETNIS TERTENTU DI KABUPATEN KUPANG //
DEMIKIAN PERNYATAAN MANTAN KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN KUPANG MESSAKH NITANEL NUNUHITU DI RUANG KERJANYA SIANG TADI (21/07/09)//
MENURUT NUNUHITU / ALASAN BUPATI TITU EKI UNTUK MEMUTASIKAN PEJABAT ESELON II YANG ADA SAAT INI KE SABU RAIJUA/ BUKAN MENJADI KEBUTUHAN KABUPATEN SABU RAIJUA // YANG ADA CUMA SEBAGIAN ORANG SEDANGKAN YANG LAIN TIDAK DIBUTUHKAN //
NUNUHITU MENJELASKAN / JABATAN DI KABUPATEN SABU RAIJUA TIDAK BANYAK SEDANGKAN YANG DIMUTASIKAN SAAT INI SEBANYAK 170 PNS YANG TERDIRI DARI PEJABAT ESELON II DAN ESELON IV / SEHINGGA PERNYATAAN BUPATI KUPANG KALAU PROSES INI UNTUK PENGEMBANGAN KARIR/ MERUPAKAN HAL YANG TIDAK BENAR // HAL INI MERUPAKAN PROSES SECARA SISTEMATIS DARI BUPATI UNTUK MENGHILANGKAN ETNIS TERTENTUI DI KABUPATEN KUPANG //
NUNUHITU MENAMBAHKAN / KALAU DILIHAT DALAM DAFTAR MUTASI/ HAMPIR TIDAK DITEMUKAN ORANG TIMOR DALAM MUTASI TERSEBUT// KALAUPUN ADA/ ITU SEBAGAI KAMUFLASE // YANG PALING BANYAK DALAM DAFTAR MUTASI YAITU ORANG ROTE / SUMBA / BALI DAN SEBAGIAN SABU // BAHKAN MASALAH KESIAPAN DARI PEJABAT YANG AKAN DIMUTASIKAN/ TIDAK PERNAH DIKONSULTASIKAN//
NUNUHITU MENGUNGKAPKAN / YANG MENJADI ALASAN KUAT MUTASI YAITU BANYAKNYA PEJABAT ESELON II DARI KABUPATEN LAIN SEPERTI TTS / TTU / KOTA KUPANG DAN PROPINSI NTT YANG NOTABENE ORANG TIMOR IKUT DILANTIK // HAL INI TIDAK BENAR / SEMENTARA DI KABUPATEN KUPANG MASIH ADA KURANG LEBIH 23 PEJABAT ESELON II YANG NONJOB / YANG SEHARUSNYA MEREKA DIBERIKAN TANGGUNGJAWAB BUKAN DIABAIKAN //
NUNUHITU BERHARAP / DALAM MENGAMBIL KEBIJAKAN/ PEMERINTAHAN TITU EKI - TIRAN/ BISA MEMPERHATIKAN SEMUA GOLONGAN YANG ADA DI KABUPATEN KUPANG // MENGINGAT MASYARAKAT YANG ADA DIDALAM WILAYAH KABUPATEN KUPANG BUKAN HANYA ETNIS TERTENTU / TAPI TERDIRI DARI BERBABAGAI ETNIS / SEHINGGA KEBERSAMAAN DALAM MEMBANGUN KABUPATEN KUPANG BERTAHUN-TAHUN JANGAN HILANG KARENA KEPENTINGAN SESAAT //
DEMIKIAN ADHY KOROH REPORTER SAHABAT FM MELAPORKAN
DEMIKIAN PERNYATAAN MANTAN KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN KUPANG MESSAKH NITANEL NUNUHITU DI RUANG KERJANYA SIANG TADI (21/07/09)//
MENURUT NUNUHITU / ALASAN BUPATI TITU EKI UNTUK MEMUTASIKAN PEJABAT ESELON II YANG ADA SAAT INI KE SABU RAIJUA/ BUKAN MENJADI KEBUTUHAN KABUPATEN SABU RAIJUA // YANG ADA CUMA SEBAGIAN ORANG SEDANGKAN YANG LAIN TIDAK DIBUTUHKAN //
NUNUHITU MENJELASKAN / JABATAN DI KABUPATEN SABU RAIJUA TIDAK BANYAK SEDANGKAN YANG DIMUTASIKAN SAAT INI SEBANYAK 170 PNS YANG TERDIRI DARI PEJABAT ESELON II DAN ESELON IV / SEHINGGA PERNYATAAN BUPATI KUPANG KALAU PROSES INI UNTUK PENGEMBANGAN KARIR/ MERUPAKAN HAL YANG TIDAK BENAR // HAL INI MERUPAKAN PROSES SECARA SISTEMATIS DARI BUPATI UNTUK MENGHILANGKAN ETNIS TERTENTUI DI KABUPATEN KUPANG //
NUNUHITU MENAMBAHKAN / KALAU DILIHAT DALAM DAFTAR MUTASI/ HAMPIR TIDAK DITEMUKAN ORANG TIMOR DALAM MUTASI TERSEBUT// KALAUPUN ADA/ ITU SEBAGAI KAMUFLASE // YANG PALING BANYAK DALAM DAFTAR MUTASI YAITU ORANG ROTE / SUMBA / BALI DAN SEBAGIAN SABU // BAHKAN MASALAH KESIAPAN DARI PEJABAT YANG AKAN DIMUTASIKAN/ TIDAK PERNAH DIKONSULTASIKAN//
NUNUHITU MENGUNGKAPKAN / YANG MENJADI ALASAN KUAT MUTASI YAITU BANYAKNYA PEJABAT ESELON II DARI KABUPATEN LAIN SEPERTI TTS / TTU / KOTA KUPANG DAN PROPINSI NTT YANG NOTABENE ORANG TIMOR IKUT DILANTIK // HAL INI TIDAK BENAR / SEMENTARA DI KABUPATEN KUPANG MASIH ADA KURANG LEBIH 23 PEJABAT ESELON II YANG NONJOB / YANG SEHARUSNYA MEREKA DIBERIKAN TANGGUNGJAWAB BUKAN DIABAIKAN //
NUNUHITU BERHARAP / DALAM MENGAMBIL KEBIJAKAN/ PEMERINTAHAN TITU EKI - TIRAN/ BISA MEMPERHATIKAN SEMUA GOLONGAN YANG ADA DI KABUPATEN KUPANG // MENGINGAT MASYARAKAT YANG ADA DIDALAM WILAYAH KABUPATEN KUPANG BUKAN HANYA ETNIS TERTENTU / TAPI TERDIRI DARI BERBABAGAI ETNIS / SEHINGGA KEBERSAMAAN DALAM MEMBANGUN KABUPATEN KUPANG BERTAHUN-TAHUN JANGAN HILANG KARENA KEPENTINGAN SESAAT //
DEMIKIAN ADHY KOROH REPORTER SAHABAT FM MELAPORKAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar