SAHABAT FM: Terkait Kasus Pembangunan Jembatan Nuataus Kabupat...: 2 Orang dinyatakan Tersangka P21, 3 orang Lainnya Kemana ? Siang itu rabu Rabu(13/03/2013) usai wawancara di Polres Kupang K...
Kamis, Maret 21, 2013
Terkait Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Pencairan dana sebesar 70 Juta Rupiah
Sampai
kapankah Penyedik Polres Kota Kupang menyilidik
kasus Ini ?
Gerimis di pagi
hari Rabu(13/03/2013) tepat jam 10.lewat
30 menit Wita. Tim Sahabat mendatangi
Markas Kepolisian Resort Kota Kupang, target tim inverstigasi ingin bertemu dengan Pucuk pimpinan Polres
Kota Kupang, untuk mengutarakan beberapa pertayaan terkait dugaan pemlsuan
tanda tangan milik mantan Kepala Nakertrans Provinsi NTT, Drs I. N Conterius , sehingga dana tersebut bisa dicairkan sebesar 70 juta lebih pada
Bank BRI Cabang Kupang, namum alhasil kahadiran Tim Sahabat
Tidak bisa bertemu Kapolresta Kota Kupang, karena sedang rapat , sehingga oleh petugas
Tim di arahkan ke ruang Kasubag Humas
Polres Kota Kupang . Iptu Januarias Mau yang saat ini sedang asyik membaca beberapa
Koran lokal di ruang kerja , menyapa kehadiran tim sahabat dengan rileks sambil menanyakan maksud
kedatangan Tim Sahabat , setelah kami menjelaskan keiginan tekait dugaan
pemalsuan tanda tangan Palsu Kasubag
Humas menyampaikan “ untuk masalah tersebut,
dirinya tidak mengetahui sacara jelas
Persoalan dan perkembangan kasus
tersebut, , “ untuk itu menurut kasubag
Humas lebih baik ,” ade-ade wartawan “ saya ajak bertemu KBO Reskim, sehingga bisa
mengetahui secara jelas perkembangan kasus ini.
Sesampai di
ruang KBO Reskrim, Ipda Kristian Eoh SH tim
diajak masuk oleh Kasubag Humas
serta diperkenalkan. setalah itu KBO Reskrim menyapa serta menanyakan maksud kedatangan
kami , setelah mendapatkan penjelasan Kasubag Humas , KBO Reskrim
diam sejanak , lalu bertanya lalu kepada
kami Kasus pemalsuan yang mana,
Tim sahabat menjawab, Kasus Drs I .N Conterius, pengaduan
dugaan pemalsuaan tanda tangan palsu kalu tidak salah tahun 2008,
KBO Reskrim, kasus ini sudah lama kalau
tidak salah saya belum bertugas disini, lebih
baik kabag Humas yng menjelaskan masalah ini
ungkap Kata Reskrim.
Tim Sahabat , tapi yang lebih paham permasalah inikan Reskim dalam hal ini penyidik , paling tidak sebagai
pimpinan bapak mengetahui masalah
tersebut, dan pantas memberikan
keterangan karena kami membutuhkan
informasi, karena hal ini terkait kesimbangan berita pak ?
Tim Sahabat bertanya, kepada KBO
Reskrim terkait kasus Laporan mantan
kepala dinas Nakertrans provinsi NTT
tentang adanya dugaan pemalsuan
tanda tangan, sehingga dana tersebut bisa dikeluarkan dan pertanyaan lanjutan sampai dimana perkembangan penyidikan padahal
masalah ini sudah lama dilaporkan, kulau
tidak salah 4-5 tahun lalu , tapi sampai saat ini belum ada perkembangan serta
penetapan aktor pembuat tandatangan palsu tersebut? Padahal I. N Conerius, sudah mendapatkan surat pemberitahuan
SP2HP dari Polres Kupang Kota tanggal 19
Januari 2013 bahwa yang menyatakan surat tersebut palsu atau berdasarkan hasil uji LABFOR Denpasar.
KBO Reskrim menjawab, hasil uji
lab Denpasar menyatakan otentik atau
tidak otentik tentang tanda tangan mantan kadis Nakertrans NTT tersebut , dan ternyata tandatangan tersebut Otentik discan. Saat ini
pihaknya kesulitan untuk menetapkan siapa aktor pelaku pemalsuan tersebut,
karena kasus ini sudah lama terjadi ,
serta data-data penunjang tidak lengkap, ,” di laporan tersebut tidak
menyebutkan oknun pelakua pelamsuan tersebut “ ade-ade wartawan banyangkan
masalah ini sudah lama, sekarang saya mau Tanya pada ade-ade kalau KTP tanda
tangan kepala Dinas Kependukan Scan atau tanda tangan asli.
Dengan Santun Tim Sahabat Balik bertanya pada Kasat Reskrim, kalua
terkait itu sudah beda permasalahannya
kalau KTP untuk kartu identitas, tapi ini dugaan pemalsuan tanda tangan, untuk mencairkan dana blokir di Bank BRI
Cabang Kupang sebesar 70 juta.
KBO Reskrim menjawab benar hal
tersebut, yang jadi permasalahan saat ini “ siapa si pelaku pemalsuan
tersebut, “sekarang mau cari siapa dan siapa yang mau masuk lobang atau mau
jadi pahlawan mengaku sebagai pemalsu tanda tangan tersebut” , KBO Reskrim melanjutkan percakapannya , para
pegawai BRI Cabang Kupang sendiri mungkin, sudah lupa siapa pegawai Nakertrans
yang datang mencairkan dana tersebut, karena masalah ini sudah lama , menurut
KBO Reskrim kasir-kasir di bank sendiri kadang-kadang berpindah –pindah dari
jabatan ke jabatan lain sehingga untuk melacak siapa pelaku pemalsuan tersebut
sangat sulit , ungkapnya .
Tim sahabat bertanya penengasan
bapak terkait penyidikan kasus ini sampaikan dimana serta sampai kapan ?
Dengan tegas KBO Reskrim menjawab
kasus pemalsuan tersebut masih dalam proses penyedikan dan sampaikan kapan
tetap masih dalam penyidikan ?
Ketika hendak di foto KBO Reskrim Ipda Kristian Eoh SH menyatakan, jangan ade
wartawan saya tidak mau di foto.
Demikian Rusydi Maga & Hayer
, tim Reporter Sahabat Melaporkan
Rabu, Maret 20, 2013
“ Jangan Percaya Gosip “ Perhitungan suara Pemilukada NTT
Anggota Forum Pemuda Awasi Pemilukada NTT, rabu siang
(20/3/13) di pelataran KPU NTT mengelar aksi memasang spanduk yang bertuliskan
“Jangan Percaya Gosip Ciptakan Kondisi
Kondusif “merupakan seruan moral yang disampaikan kepada KPU NTT.
Salah Satu Anggota
Forum Pemuda Awasi Pemilukada NTT,
Yanfon Taksae mengatakan, sebagai
masyarakat dirinya binggung dengan berbagai informasi dan peryataan yang
dikeluarkan berbagai Media Center dari
beberapa Paket ke media
Massa, dan mengklaim bahwa paket
tertentu sudah unggul pada perhitungan
tersebut.” Hal ini akan menimbulkan konflik dimasyarakat bila salah satu paket
melalui lembaga survey menyatakan unggul
.ujarnya.
Menurut Yanfon Taksae
, dirinya juga memperingatkan KPU NTT, agar tetap netral dan independen jangan mendahului hasil
perhitungan pemugutan suara dengan menayangkan hasil perhitungan suara
sementara di pelataran KPUNTT , karena hal ini bisa memicu Konflik diantara
pada pendukungan Pasangan Calon.
Forum Pemuda Awasi
Pemilukada NTT terdiri dari berbagai lembaga, diantarany Komunitas Akar Rumput
( Koar), Masyarakat peduli Amfoang, serta Beberepa Mahasisaw dari berbagi entnis
Dearah yang tergabung dalam forum ini, Forum ini mendatangi KPU NTT dari Jam
110 Wita pagi serta melakukan aksi pemasangan spanduk , lalu bertemu dengan Ketua KPU NTT, Jhon Depa untuk menyatakan aspirasinya.
![]() |
| Yanfon Taksae |
Koordinator Koar NTT, Yan Widi Rabu siang di KPU NTT, Merasa kecewa dengan sikap KPU NTT
karena menanyangkan hasil rekapiltusi perhitungan Suara Pemiluka
NTT Ke Publik . menurut Yan Widi Hal
sangat bertentangan dengan peraturan.”
Dengan penanyangan data di Pelataran KPU NTT di duga KPU NTT berupaya untuk
meloloskan salah satu paket Calon untuk menang satu putaran.
Yan Menambahkan, pihaknya juga mempertanyakan hasil Quik
Qaun Losta Institut yang telah
mengumunkan salah satu paket menang pada
pemilukada NTT ini. Yan menegaskan
pihaknya akan menempuh jalar hukum, untuk mengugat hasil Losta Institunt
tentang Hasil Quik Qaun Losta
Institut .
Ketua KPU NTT, Jhon Depa
di KPU NTT menyatakan, Hasil perhitungan suara sementara yang ditanyakan KPU NTT di Pelataran merupakan hasil
perhitungan sementarta , data
tersebut berdasarkan Laporan dari KPU
NTT di Kabupaten/ kota se NTT. Dan hasil ini belum Final karena masih ada pleno
penetapan di masing-masing kabupaten kemudian Pleno Penetapan di KPU Pripinsi
NTT.
Jhon depa Menabahkan , KPU NTT Masih tetap independen dan
Netral sebagai penyelenggara.
Ketika ditanya indikasi kecurang Pemiluka NTT, Jhon Depa
Menjelaskan, sebagai penyelenggara diri
tetap terbuka bila ada pelanggaran dan kecurangan silahkan dilaporkan untuk
diproses sesaui dengan aturan yang berlaku.
Terkait dengan aksi yang
dilakukan Forum Pemuda Awasi Pemilukada
NTT di KPU NTT , Jhon Menegaskan dirinya pagi tadi telah bertemu Forum ini dan
mendapatkan masukan, serta seruan marol
dari Forum tersebut meminta KPU
NTT tetap Independen dan Netral.
Terkait , Dengan penanyangan data di Pelataran KPU NTT di
duga KPU NTT berupaya untuk meloloskan salah satu paket Calon untuk menang satu
putaran.yang dinyatakan Forum Pemuda
Awasi Pemilukada NTT. Jhon
Menjelaskan, KPU Tetap Independen dan
Netral bekerja sesaui dengan peraturan dan bila ada pihak yang tidak puas
silahkan karena semua orang mempunyai hak dan wewenang yang sama serta taat
akan aturan hukum.
Jhon Menegaskan , Semua Pihak Berharap pemilukadaNTT berjalan Lancar Kondusif dan itu yang
diinginkan.
Sementara itu, Hasil
rekapitulasi data sementara yang
di himpun KPU NTT terhadap calon Gubernur dan wakil Gubenur NTT periode 2013
-2016 sampai rabu saiang 20 Maret 2013
pukul 14.00 Wita yang ditanyakan KPU NTT di pelataran Kantor KPU NTT
yaitu, Paket Frenly jumala suara 541.252 (30,48%) Paket Esthon-Paul 437.332 (24,63%) Paket Tunas 413.116 (23,27
%). Paket Cristal 208.600 (11,75 %) dan
Paket BKH-Nope 175.366 ( 9.88%) dan
Total suara yang masuk sampai pukul 14.00 wita sebanyak 1. 775.660 (58.66%) dari jumlah DPT NTT
sebanyak 3.027.282 .
Demikian Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan
Selasa, Maret 19, 2013
Frenly Untuk Sementara Masih Tetap Unggul
Data Sementara perolehan suara lima paket calon gubernur dan wakil gubernur periode 2013-2018 yang dikeluarkan KPU NTT sampai pukul 14.00 Wita yang dihimpun dari penyelenggara di tingkat bawah menempatkan paket Nomor urut empat, Frans Lebu Raya- Benni A. Litelnoni (Frenly) masih menepmpati urutan pertama perolehan suara dengan meraih 326. 937 suara (31,76 persen).
Sementara paket Cagub Nomor urut dua, Ibrahim Agustinus Medah- Emanuel Melkiades Laka Lena (Tunas) menempati urutan 2 dengan meraih 235, 185 suara (22,85 persen)
Perolehan suara terbanyak ketiga ditempati Paket Cagub dengan
nomor urut satu, Esthon L. Foenay- Paul Edmundus Tallo (Esthon- Paul) meraih 230. 933 suara (22,43 persen)
Paket Nomor urut tiga, Christian Rotok- Abraham Paul Liyanto (Crystal) meraih 137.074 suara (13,32 Persen) Dan Nomor urut lima, Benny Kabur Harman- Willem Nope (BKH- Nope) meraih 99241 suara (9,64 persen).
Sesuai informasi yang diperoleh media ini dari KPU Center , data update selanjutnya akan dikeluarkan pada pukul 16.00 Wita
Demikian Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan
Sementara paket Cagub Nomor urut dua, Ibrahim Agustinus Medah- Emanuel Melkiades Laka Lena (Tunas) menempati urutan 2 dengan meraih 235, 185 suara (22,85 persen)
Perolehan suara terbanyak ketiga ditempati Paket Cagub dengan
nomor urut satu, Esthon L. Foenay- Paul Edmundus Tallo (Esthon- Paul) meraih 230. 933 suara (22,43 persen)
Paket Nomor urut tiga, Christian Rotok- Abraham Paul Liyanto (Crystal) meraih 137.074 suara (13,32 Persen) Dan Nomor urut lima, Benny Kabur Harman- Willem Nope (BKH- Nope) meraih 99241 suara (9,64 persen).
Sesuai informasi yang diperoleh media ini dari KPU Center , data update selanjutnya akan dikeluarkan pada pukul 16.00 Wita
Demikian Rusydi Saleh Maga Reporter Sahabat Melaporkan
Langganan:
Postingan (Atom)
ALAMAT KAMI
| Jalan | Timor Raya Km.16 | |
| Kelurahan/Desa | Noelbaki | |
| Kecamatan | Kupang Tengah | |
| Kab/Kota | Kupang | Kode Pos: |
| Provinsi | Nusa Tenggara Timur | |
| Nomor telepon | 0380-8044556 | Fax 0380-8551017 |
| Email | sahabatnew@yahoo.com | |
| ON AIR LINE | 03808044556 (TELP) | |

